Tujuan Prodi Pendidikan Kimia

Berdasarkan Visi dan Misi telah ditetapkan, Prodi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Lampung menetapkan 5 tujuan yaitu:

(1) menghasilkan lulusan yang menguasai ilmu kimia dan pe­ngajarannya di sekolah menengah, berkarakter mulia, serta mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi;

(2) menciptakan suasana akademik yang kondusif;

(3) menghasilkan kurikulum yang sesuai de­ngan kebutuhan pasar kerja global;

(4) menghasilkan inovasi pembelajaran kimia berbasis penelitian;

(5) menerapkan hasil-hasil penelitian dalam kegiatan PkM; dan

(6) menjalin kemitraan dengan stakeholders secara luas dan berkelanjutan.

Tujuan nomor 1 sampai dengan 3 merujuk kepada misi nomor 1, sedangkan tujuan nomor 4 merujuk pada misi nomor 2 dan tujuan nomor  5 merujuk kepada misi nomor 3. Kelima tujuan Prodi Pendidikan Kimia ini telah sesuai dan selaras dengan tujuan lembaga baik fakultas (FKIP) maupun universitas (Unila).

Tujuan FKIP yaitu: (1) menghasilkan lulusan yang bermartabat dan mempunyai ide-ide baru dan karya yang inovatif dalam bidang pendidikan berdasar pada nilai karakter bangsa, dan profesional pada bidangnya, (2) menghasilkan produk-produk ilmu pengetahuan, teknologi dan seni melalui kegiatan pendidikan, (3) menginternalisasikan produk-produk ilmiah dalam bidang pendidikan kepada masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan profesionalisme tenaga kependidikan dan taraf hidup masyarakat.

Tujuan Unila yaitu: (1)  a. menghasilkan lulusan yang bermutu dan berdaya saing tinggi yang cepat diserap pasar tenaga kerja dan mampu menciptakan lapangan kerja bagi dirinya dan orang lain, b. menghasilkan ipteks unggulan/baru yang terpublikasikan pada jurnal-jurnal terakreditasi di dalam dan luar negeri serta diperolehnya HaKI untuk ipteks baru tersebut, c. meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat dengan melakukan pengabdian kepada masyarakat yang bermutu dan inovatif serta berbasis ipteks ungggulan/baru; (2) meningkatkan manajemen organisasi dalam bidang akademik, keuangan, dan sumber daya manusia menuju tata kelola yang baik; (3) meningkatkan aksesibilitas bagi seluruh lapisan masyarakat untuk memperoleh pelayanan pendidikan tinggi di unila; (4) meningkatkan kerja sama dengan pemerintah pusat, provinsi, kebupaten/kota, dunia usaha, lembaga swadaya masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya; baik dalam maupun luar negeri.